Daerah · Ekonomi

Extranas 2026 di Lamongan Libatkan 137 Madrasah, UMKM Lokal Ikut Bergerak

Foto konteks salah satu bangunan publik di Lamongan, Jawa Timur
Foto konteks Lamongan, Jawa Timur. Gambar ini bukan dokumentasi penyelenggaraan Extranas 2026.Sumber gambar: Darrent Tse / Wikimedia Commons · CC BY-SA 4.0

Extranas 2026 di Lamongan mempertemukan 137 madrasah dari berbagai daerah pada 10–13 September 2026. Selain menjadi ruang unjuk karya dan pertukaran praktik keterampilan, kegiatan ini juga mendorong aktivitas UMKM lokal di sekitar lokasi acara.

Expo dan Rapat Kerja Nasional (Extranas) Madrasah Aliyah Plus Keterampilan ke-8 berlangsung di Lamongan, Jawa Timur, pada 10–13 September 2026. Kegiatan ini melibatkan 137 madrasah dan menjadi ruang untuk menampilkan karya, keterampilan, serta praktik pembelajaran yang dikembangkan peserta dari berbagai daerah.

Kementerian terkait pendidikan madrasah mencatat peserta berasal dari sejumlah provinsi dan membawa beragam produk serta inovasi untuk dipamerkan. Agenda tersebut tidak hanya berisi pameran, tetapi juga forum berbagi pengalaman, penguatan jejaring antarmadrasah, dan kompetisi keterampilan yang dirancang untuk mendorong kemampuan praktis peserta didik.

Extranas 2026 Lamongan menjadi ruang unjuk keterampilan

Rangkaian Extranas 2026 Lamongan memperlihatkan variasi bidang keterampilan yang dikembangkan madrasah. Laporan peserta dari MAN 2 Kulon Progo, misalnya, menyebut karya batik ecoprint, busana, kerajinan, dan produk olahan ikut dipamerkan selama kegiatan. Kehadiran produk konkret seperti ini membuat forum nasional tersebut tidak berhenti pada diskusi, tetapi juga memberi ruang bagi siswa dan guru untuk membandingkan hasil pengembangan program di sekolah masing-masing.

Di sisi lain, penyelenggara menempatkan pertukaran praktik baik sebagai salah satu nilai utama kegiatan. Madrasah yang hadir dapat melihat pendekatan keterampilan dari daerah lain, membangun relasi baru, dan membawa pulang referensi yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan sekolah. Pola seperti ini penting karena pengembangan keterampilan tidak hanya bergantung pada fasilitas, tetapi juga pada kemampuan sekolah membaca kebutuhan dan mengembangkan produk yang relevan.

Aktivitas peserta ikut menggerakkan UMKM lokal

Dampak kegiatan juga terasa di luar area pameran. Kepala kantor wilayah setempat menyatakan pergerakan peserta ikut meningkatkan aktivitas transportasi dan transaksi UMKM lokal. Produk yang dijual pelaku usaha di sekitar kegiatan memperoleh tambahan paparan karena peserta datang dari berbagai daerah selama beberapa hari penyelenggaraan.

Efek ekonomi tersebut perlu ditempatkan secara proporsional. Belum ada angka resmi mengenai nilai transaksi UMKM yang dihasilkan selama Extranas 2026, sehingga dampaknya lebih tepat dibaca sebagai peningkatan aktivitas ekonomi lokal yang teramati selama acara, bukan sebagai klaim nilai perputaran uang tertentu.

Bagi Lamongan, penyelenggaraan kegiatan berskala nasional memberi dua manfaat sekaligus: memperkuat posisinya sebagai lokasi kegiatan pendidikan antardaerah dan membuka peluang bagi usaha lokal untuk bertemu lebih banyak pengunjung. Sementara bagi madrasah peserta, agenda ini menjadi kesempatan memperluas jejaring, menguji karya di ruang publik, dan melihat bagaimana program keterampilan dapat dikembangkan secara lebih terarah.

SUMBER PRIMER

Sumber primer penting

Dokumen, data, atau keterangan resmi yang menjadi dasar fakta utama artikel ini:

REFERENSI & VERIFIKASI

Sumber verifikasi redaksi

Tautan berikut digunakan redaksi untuk memeriksa fakta, dokumen, pernyataan, dan konteks dalam laporan ini. Referensi disediakan agar pembaca dapat menelusuri dasar informasi yang digunakan.