Nasional

Operasi SAR KM Virgo Transport 8 Diperkuat, 622 Personel Cari 129 Orang

Foto konteks kapal feri KMP Trisna Dwitya di Selat Bali untuk ilustrasi operasi SAR KM Virgo Transport 8
Foto konteks KMP Trisna Dwitya di Selat Bali. Gambar ini bukan dokumentasi KM Virgo Transport 8 maupun operasi SAR pada 14 September 2026.Sumber gambar: Sabung.hamster / Wikimedia Commons · CC BY-SA 4.0

Operasi SAR KM Virgo Transport 8 memasuki hari kedua dengan pengerahan 622 personel dan sekitar 12 kapal. Pembaruan Senin pagi mencatat 108 orang berhasil diselamatkan, enam meninggal dunia, dan 129 orang masih dalam pencarian.

JAKARTA — Operasi pencarian dan pertolongan terhadap KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa diperkuat pada Senin, 14 September 2026. Tim gabungan mengerahkan 622 personel dan sekitar 12 kapal untuk mencari penumpang dan awak yang belum ditemukan setelah kapal rute Surabaya–Banjarmasin terbalik pada Minggu dini hari.

Pembaruan yang disampaikan Kepala Kantor SAR Banjarmasin I Putu Sudayana mencatat 108 orang telah berhasil diselamatkan. Enam orang dinyatakan meninggal dunia, sementara 129 orang lainnya masih dalam pencarian. Kapal tercatat membawa 243 orang, terdiri atas 213 penumpang dan 30 awak.

Angka tersebut merupakan perkembangan dari data pada Minggu sore yang mencatat 107 orang selamat, enam meninggal dan 130 masih dicari. Perubahan satu orang dalam pendataan menunjukkan proses rekonsiliasi korban masih berjalan selama operasi SAR. Karena itu, angka korban tetap harus diperlakukan sebagai data sementara yang dapat berubah mengikuti pembaruan resmi.

Operasi hari kedua melibatkan ratusan personel

Pencarian kembali dilanjutkan pada Senin pagi dengan kekuatan yang lebih besar. Sebanyak 622 personel dari berbagai unsur terlibat dan sekitar 12 kapal dikerahkan untuk memperluas penyisiran di Laut Jawa.

Operasi juga mendapat dukungan unsur udara dan berbagai instansi. Sejak Minggu, Basarnas, TNI, Polri, KSOP serta kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi telah terlibat dalam pencarian dan evakuasi. Kondisi kapal yang terbalik tetapi masih mengapung menjadi salah satu titik perhatian tim SAR.

Pencarian tidak hanya dilakukan di sekitar badan kapal, tetapi diperluas mengikuti kemungkinan pergerakan korban akibat arus dan kondisi laut. Tim SAR juga terus mencocokkan data manifest dengan hasil evakuasi sehingga jumlah korban selamat dan yang masih dicari dapat berubah sepanjang operasi.

Penyebab kecelakaan masih diselidiki

Pemerintah menyatakan penyebab akhir kecelakaan belum ditetapkan. Informasi mengenai cuaca buruk dan gelombang kuat sebelum kapal terbalik merupakan bagian dari kronologi awal, tetapi belum dapat digunakan untuk menyimpulkan penyebab kecelakaan sebelum pemeriksaan selesai.

KM Virgo Transport 8 berangkat dari Surabaya menuju Banjarmasin pada Sabtu, 12 September 2026. Kapal kemudian kehilangan komunikasi setelah nakhoda melaporkan kondisi cuaca buruk dan kapal mulai miring pada Minggu dini hari. Tim SAR kemudian menemukan kapal dalam keadaan terbalik di Laut Jawa.

Operasi SAR masih berlangsung saat pembaruan ini disusun. Warta Nusa Raya akan memperbarui data korban hanya berdasarkan keterangan otoritas SAR dan verifikasi silang yang dapat dipertanggungjawabkan, terutama untuk jumlah penyintas, korban meninggal dan orang yang masih dalam pencarian.

REFERENSI & VERIFIKASI

Sumber verifikasi redaksi

Tautan berikut digunakan redaksi untuk memeriksa fakta, dokumen, pernyataan, dan konteks dalam laporan ini. Referensi disediakan agar pembaca dapat menelusuri dasar informasi yang digunakan.