Daerah

Desa Muara Baru Kubu Raya Kini Teraliri Listrik PLN, 251 Warga Dapat Sambungan Gratis

Istana Kerajaan Kubu di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat
Istana Kerajaan Kubu sebagai foto konteks wilayah Kabupaten Kubu Raya; bukan dokumentasi penyambungan listrik di Desa Muara Baru.Sumber gambar: Zhilal Darma / Wikimedia Commons · CC BY-SA 4.0

Setelah lama mengandalkan genset dengan biaya tinggi dan waktu nyala terbatas, warga Desa Muara Baru, Kecamatan Sungai Raya, kini mendapatkan akses listrik PLN; 251 warga juga menerima sambungan gratis BPBL.

KUBU RAYA — Warga Desa Muara Baru, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, memperoleh akses listrik PLN setelah bertahun-tahun mengandalkan genset. Perubahan sumber energi ini memperpanjang kesempatan warga untuk belajar, mengurus rumah tangga, dan menjalankan kegiatan produktif yang sebelumnya dibatasi waktu nyala genset.

Laporan yang diterbitkan 20 Agustus 2026 menggambarkan beban salah satu keluarga sebelum jaringan PLN masuk. Nurmala, seorang buruh kelapa sawit, mengeluarkan sekitar Rp900 ribu per bulan untuk bahan bakar genset, sementara listrik hanya digunakan kira-kira pukul 17.00 hingga 21.00 WIB.

Jaringan 45 kilometer dan tiga gardu

Manajer PLN UP2K Kapuas Raya Danny Baharaja Pasaribu menyatakan pembangunan listrik desa di Muara Baru mencakup jaringan sepanjang 45 kilometer sirkuit dan tiga gardu distribusi. Infrastruktur itu perlu dijaga bersama agar pasokan tetap andal dan manfaatnya dapat berlangsung.

Selain pembangunan jaringan, sebanyak 251 warga menerima sambungan gratis melalui Program Bantuan Pasang Baru Listrik atau BPBL. General Manager PLN UID Kalimantan Barat Maria G.I. Gunawan mengatakan pembangunan listrik desa tersebut merupakan penugasan Kementerian ESDM dan pembiayaannya berasal dari Anggaran Belanja Tambahan kementerian.

Secara nasional, Kementerian ESDM menjelaskan BPBL ditujukan bagi rumah tangga tidak mampu yang belum memiliki sambungan listrik sendiri, sementara PLN menjadi pelaksana pengadaan dan pemasangan bantuan. Karena itu, sambungan gratis di Muara Baru perlu dibaca sebagai bagian dari program pemerataan akses listrik, bukan bantuan tunai kepada penerima.

Muara Baru bagian dari perluasan akses

Rencana pemerintah daerah menunjukkan kebutuhan elektrifikasi Kubu Raya lebih luas daripada satu desa. Dalam rapat 15 Agustus 2025, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya mencatat 16 desa di delapan kecamatan sebagai sasaran pembangunan listrik periode 2026–2029. Muara Baru termasuk empat desa sasaran di Kecamatan Sungai Raya.

Daftar itu juga mencakup desa-desa di Batu Ampar, Kubu, Sungai Kakap, Teluk Pakedai, Terentang, Kuala Mandor B, dan Sungai Ambawang. Wakil Bupati Kubu Raya saat itu menyebut kebutuhan anggaran keseluruhan sekitar Rp149,15 miliar dan meminta koordinasi dari desa hingga pemerintah pusat untuk mengatasi keterbatasan pendanaan.

Manfaat bergantung pada keandalan layanan

Bagi rumah tangga yang sebelumnya bergantung pada genset, sambungan PLN dapat mengurangi pembelian bahan bakar dan memberi waktu pemakaian peralatan yang lebih fleksibel. Namun manfaat ekonomi tidak otomatis sama bagi setiap keluarga karena tetap dipengaruhi tarif, kemampuan membeli perangkat, serta kestabilan jaringan.

Tahap berikutnya adalah menjaga gardu dan jaringan, menindaklanjuti gangguan dengan cepat, serta memastikan desa sasaran lain tidak tertinggal. Foto utama artikel ini adalah foto konteks wilayah Kabupaten Kubu Raya, bukan dokumentasi penyambungan listrik di Desa Muara Baru.

SUMBER PRIMER

Sumber primer penting

Dokumen, data, atau keterangan resmi yang menjadi dasar fakta utama artikel ini:

REFERENSI & VERIFIKASI

Sumber verifikasi redaksi

Tautan berikut digunakan redaksi untuk memeriksa fakta, dokumen, pernyataan, dan konteks dalam laporan ini. Referensi disediakan agar pembaca dapat menelusuri dasar informasi yang digunakan.