Daerah

Gempa Ruteng Hari Ini: M4,0 Dirasakan di Manggarai, Tiga Guncangan Tercatat Sejak Kamis Malam

Pemandangan Kota Ruteng dari kawasan pegunungan di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur
Pemandangan Ruteng, Manggarai, sebagai foto konteks wilayah. Foto diambil pada 2009 dan bukan dokumentasi gempa 28 Agustus 2026.Sumber gambar: Nuel Nababan / Wikimedia Commons · CC BY-SA 3.0

Gempa Ruteng hari ini, Jumat 28 Agustus 2026, kembali dirasakan di Manggarai. BMKG mencatat gempa M4,0 pukul 02.17 WIB dengan pusat di laut 40 kilometer utara Ruteng dan kedalaman 11 kilometer.

RUTENG — Gempa Ruteng hari ini, Jumat, 28 Agustus 2026, kembali dirasakan di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa bermagnitudo 4,0 terjadi pukul 02.17.29 WIB dengan pusat di laut sekitar 40 kilometer utara Ruteng.

Data BMKG menempatkan episenter pada koordinat 8,27 LS dan 120,59 BT dengan kedalaman 11 kilometer. Guncangan dilaporkan dirasakan pada intensitas II MMI di Manggarai. Pada tingkat ini, getaran dapat dirasakan oleh sebagian orang tanpa menunjukkan indikasi kerusakan dari skala intensitas tersebut.

Gempa Ruteng hari ini M4,0 menyusul dua guncangan Kamis malam

Catatan gempa dirasakan BMKG menunjukkan aktivitas di kawasan yang sama sudah muncul beberapa jam sebelumnya. Pada Kamis, 27 Agustus 2026 pukul 21.46.32 WIB tercatat gempa M4,2 berkedalaman 5 kilometer dengan pusat sekitar 45 kilometer utara Ruteng. Sekitar satu setengah menit kemudian, pukul 21.48.02 WIB, gempa M4,2 kembali tercatat dengan kedalaman 6 kilometer dan pusat sekitar 47 kilometer utara Ruteng.

Pada pukul 22.04.56 WIB, BMKG juga mencatat gempa M3,7 berkedalaman 5 kilometer sekitar 37 kilometer utara Ruteng. Rangkaian tersebut kemudian diikuti gempa M4,0 yang dirasakan pada Jumat dini hari.

Aktivitas gempa Flores masih dipantau

Kawasan Flores masih berada dalam periode aktivitas susulan setelah gempa utama M7,7 pada 15 Agustus 2026. BMKG sebelumnya menyatakan ribuan gempa susulan telah tercatat dan memperkirakan rangkaian aftershock dapat berlangsung beberapa minggu.

Warta Nusa Raya mempertahankan URL artikel ini sebagai pembaruan berkelanjutan agar informasi terbaru tidak membuat halaman baru yang bersaing untuk intent pencarian yang sama. Liputan sebelumnya mengenai penanganan darurat gempa Flores memberikan konteks mengenai dampak dan kewaspadaan pascagempa utama.

Cara membaca intensitas II MMI dan parameter awal

Intensitas II MMI menggambarkan getaran yang dirasakan sebagian orang, terutama ketika berada di dalam bangunan atau dalam kondisi tenang. Skala ini berbeda dari magnitudo: magnitudo mengukur energi gempa, sedangkan MMI menggambarkan kuatnya guncangan yang dirasakan pada lokasi tertentu.

Koordinat, kedalaman, dan magnitudo awal dapat disempurnakan setelah BMKG memproses lebih banyak data sensor. Karena itu, pembaca sebaiknya mencocokkan waktu kejadian serta lokasi sebelum membagikan tangkapan layar informasi gempa, terutama ketika beberapa guncangan terjadi dalam selang waktu berdekatan.

Warga diminta mengikuti informasi resmi BMKG

BMKG mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap kemungkinan gempa susulan. Parameter gempa pada fase awal dapat diperbarui setelah analisis data yang lebih lengkap, sehingga informasi resmi BMKG perlu menjadi rujukan utama.

Hingga pembaruan ini diterbitkan, data resmi yang menjadi dasar laporan berfokus pada parameter dan intensitas guncangan. Redaksi belum memperoleh laporan resmi mengenai kerusakan atau korban akibat gempa M4,0 dini hari 28 Agustus. Informasi dampak akan diperbarui jika pemerintah daerah, BPBD, BNPB, atau BMKG mengeluarkan keterangan lanjutan.

SUMBER PRIMER

Sumber primer penting

Dokumen, data, atau keterangan resmi yang menjadi dasar fakta utama artikel ini:

REFERENSI & VERIFIKASI

Sumber verifikasi redaksi

Tautan berikut digunakan redaksi untuk memeriksa fakta, dokumen, pernyataan, dan konteks dalam laporan ini. Referensi disediakan agar pembaca dapat menelusuri dasar informasi yang digunakan.