Nasional · Ekonomi

304.522 Pelanggan Gunakan KA Mutiara Timur, Naik 22,78 Persen hingga September

KA Mutiara Timur meninggalkan Stasiun Banyuwangi Kota
KA Mutiara Timur meninggalkan Stasiun Banyuwangi Kota pada April 2024. Foto digunakan sebagai ilustrasi layanan kereta yang menghubungkan Surabaya dan Ketapang.Sumber gambar: Mutimur2024 / Wikimedia Commons · CC0 1.0

KA Mutiara Timur melayani 304.522 pelanggan sepanjang Januari–September 2026, tumbuh 22,78 persen dan memperkuat konektivitas Surabaya, Banyuwangi, Ketapang, hingga jalur penyeberangan ke Bali.

SURABAYA — KA Mutiara Timur melayani 304.522 pelanggan sepanjang Januari–September 2026. PT Kereta Api Indonesia mencatat jumlah itu meningkat 22,78 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025, ketika layanan tersebut digunakan 248.021 pelanggan.

Angka tersebut menunjukkan tambahan sekitar 56.500 perjalanan pelanggan dalam sembilan bulan. Kenaikan ini penting bagi warga Jawa Timur karena Mutiara Timur menghubungkan Surabaya dengan kota-kota di koridor timur Jawa hingga Ketapang, Banyuwangi, sekaligus membuka sambungan perjalanan menuju Bali melalui pelabuhan penyeberangan.

Rute Surabaya–Ketapang dan pilihan layanan

KAI menjelaskan Mutiara Timur melayani relasi Surabaya–Ketapang pergi-pulang. Pelanggan dapat memilih kelas Eksekutif dan Ekonomi, sedangkan layanan Panoramic tersedia pada perjalanan tertentu. Rangkaian ini melayani koridor yang mencakup Sidoarjo, Pasuruan, Probolinggo, Jember, hingga Banyuwangi.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyebut pilihan kelas dan keterhubungan antarkota memberi penumpang lebih banyak cara menjangkau kawasan timur Jawa. Dari Ketapang, perjalanan dapat diteruskan ke Pelabuhan Ketapang untuk menyeberang menuju Gilimanuk di Bali.

Di Stasiun Ketapang, KAI mencatat 615.161 pergerakan penumpang naik dan turun selama Januari–September 2026. Angka tersebut tumbuh 8,56 persen dari 566.643 pergerakan pada periode yang sama tahun lalu. Rinciannya terdiri atas 292.618 pelanggan berangkat dan 322.543 pelanggan tiba.

Konektivitas kereta, wisata, dan penyeberangan

Pertumbuhan penumpang kereta berlangsung di tengah tingginya mobilitas wisata menuju Banyuwangi. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mencatat 240.632 wisatawan domestik dan mancanegara berkunjung selama libur Lebaran 18–29 Maret 2026. Jumlah itu sekitar 7 persen lebih tinggi daripada periode Lebaran tahun sebelumnya.

Pada libur panjang 27 Mei–1 Juni 2026, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi kembali mencatat 90.968 kunjungan wisatawan. Sebanyak 89.870 merupakan wisatawan domestik dan 1.098 lainnya wisatawan mancanegara, memperlihatkan permintaan perjalanan yang tetap kuat di luar periode Lebaran.

Jalur lanjutan dari kereta ke kapal feri juga memiliki volume besar. ASDP mencatat lintasan Ketapang–Gilimanuk melayani 29.075 penumpang dan 9.092 kendaraan pada puncak arus 31 Mei 2026. Data ini tidak otomatis berarti seluruh pengguna feri datang dengan kereta, tetapi memperlihatkan besarnya kebutuhan konektivitas Jawa–Bali di simpul Ketapang.

Arti praktis bagi calon penumpang

Bagi calon penumpang, pertumbuhan pengguna berarti pemesanan lebih awal patut dipertimbangkan pada akhir pekan dan masa libur. Jadwal, ketersediaan kelas, harga, serta keberadaan kereta Panoramic dapat berubah menurut tanggal perjalanan, sehingga pengecekan perlu dilakukan melalui Access by KAI atau kanal resmi KAI sebelum berangkat.

Penumpang yang akan melanjutkan perjalanan ke Bali juga perlu memberi jeda yang cukup antara kedatangan kereta dan jadwal penyeberangan. Kondisi cuaca, antrean kendaraan, dan pengaturan operasional pelabuhan dapat memengaruhi waktu sambungan. Tiket kapal serta informasi layanan sebaiknya diperiksa langsung melalui kanal resmi ASDP dan Ferizy.

Kenaikan 22,78 persen pada Mutiara Timur memperlihatkan bahwa layanan antarkota masih menjadi bagian penting dari mobilitas Surabaya–Banyuwangi. Nilai utamanya bukan hanya jumlah penumpang, melainkan fungsi rute sebagai penghubung pekerjaan, kunjungan keluarga, pariwisata, dan akses lanjutan menuju Bali.

SUMBER PRIMER

Sumber primer penting

Dokumen, data, atau keterangan resmi yang menjadi dasar fakta utama artikel ini:

REFERENSI & VERIFIKASI

Sumber verifikasi redaksi

Tautan berikut digunakan redaksi untuk memeriksa fakta, dokumen, pernyataan, dan konteks dalam laporan ini. Referensi disediakan agar pembaca dapat menelusuri dasar informasi yang digunakan.