Nasional · Ekonomi

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan, Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa

Foto konteks Suahasil Nazara saat masih menjabat Wakil Menteri Keuangan
Foto konteks Suahasil Nazara dari dokumentasi resmi Kementerian Keuangan pada 2024. Gambar ini bukan dokumentasi pelantikan Menteri Keuangan pada 14 September 2026.Sumber gambar: Kementerian Keuangan Republik Indonesia / Wikimedia Commons · Public domain (Pemerintah Republik Indonesia)

Presiden Prabowo Subianto melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Suahasil menegaskan prioritas menjaga APBN tetap sehat dan kredibel serta mempertahankan disiplin fiskal.

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan di Istana Negara, Jakarta, Senin, 14 September 2026. Suahasil menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa dan akan menjalankan jabatan untuk sisa masa kerja Kabinet Merah Putih periode 2024–2029. Sekretariat Negara menyatakan pengangkatan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 97/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan.

Pelantikan menempatkan seorang figur yang telah lama berada di lingkungan kebijakan fiskal sebagai pemimpin Kementerian Keuangan. Sebelum menjadi menteri, Suahasil menjabat Wakil Menteri Keuangan dan sebelumnya pernah memimpin Badan Kebijakan Fiskal. Pergantian ini menjadi penting karena Kementerian Keuangan memegang peran sentral dalam pengelolaan penerimaan, belanja, pembiayaan, dan kredibilitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

Suahasil tekankan APBN sehat dan kredibel

Setelah pelantikan, Suahasil mengatakan arahan Presiden adalah menjaga kesehatan dan kredibilitas keuangan negara. Menurut dia, APBN harus mampu membiayai program prioritas pemerintah tanpa mengabaikan kepercayaan terhadap pengelolaan fiskal. Ia juga menekankan pentingnya komunikasi yang jelas mengenai kebijakan dan kondisi keuangan negara.

Suahasil menyatakan komitmen menjaga defisit anggaran tetap berada di bawah batas 3 persen terhadap produk domestik bruto. Komitmen tersebut menjadi salah satu sinyal awal mengenai pendekatan fiskal yang akan dibawa setelah pergantian pimpinan Kementerian Keuangan. Disiplin terhadap batas defisit menjadi perhatian karena pemerintah tetap harus menyediakan ruang pembiayaan bagi berbagai program prioritas.

Pergantian terjadi di tengah perhatian terhadap kebijakan fiskal

Perubahan Menteri Keuangan mendapat perhatian luas karena terjadi ketika arah fiskal Indonesia menjadi sorotan pelaku ekonomi dan investor. Pengalaman Suahasil di lingkungan Kementerian Keuangan memberikan unsur kesinambungan dalam pengelolaan APBN. Tantangan yang dihadapi mencakup kebutuhan menjaga keseimbangan antara program pemerintah, penerimaan negara, subsidi, pembiayaan, dan disiplin anggaran.

Suahasil bukan figur baru dalam penyusunan kebijakan fiskal Indonesia. Latar belakang akademiknya sebagai ekonom serta pengalamannya di Badan Kebijakan Fiskal dan posisi Wakil Menteri Keuangan membuatnya telah terlibat dalam berbagai proses penyusunan kebijakan anggaran. Pengalaman itu kini beralih menjadi tanggung jawab penuh sebagai Menteri Keuangan.

Sekretariat Negara menyebut prosesi pelantikan dilakukan melalui pengucapan sumpah jabatan yang dipandu Presiden, dilanjutkan penandatanganan berita acara. Dengan pelantikan tersebut, Suahasil secara resmi memegang mandat untuk memimpin Kementerian Keuangan dan menjaga agar APBN dapat mendukung agenda pemerintah sekaligus tetap sehat, kredibel, dan dapat dipercaya.

SUMBER PRIMER

Sumber primer penting

Dokumen, data, atau keterangan resmi yang menjadi dasar fakta utama artikel ini:

REFERENSI & VERIFIKASI

Sumber verifikasi redaksi

Tautan berikut digunakan redaksi untuk memeriksa fakta, dokumen, pernyataan, dan konteks dalam laporan ini. Referensi disediakan agar pembaca dapat menelusuri dasar informasi yang digunakan.