Daerah · Ekonomi

1.473 Titik Parkir Surabaya Siap Digital, Voucher 10+2 Berlaku hingga 30 Oktober

Area parkir kendaraan di Stasiun Surabaya Pasar Turi sebagai foto konteks layanan parkir di Surabaya
Foto konteks area parkir Stasiun Surabaya Pasar Turi pada 2025; bukan dokumentasi penerapan voucher parkir Dishub Surabaya 2026.Sumber gambar: CTAKLDB / Wikimedia Commons · CC0 1.0 Universal

Dishub Surabaya menyebut 1.473 dari 1.541 titik parkir tepi jalan umum siap digital. Warga tetap bisa memakai voucher resmi, termasuk promo pembelian 10 voucher mendapat tambahan dua hingga 30 Oktober 2026.

SURABAYA — Warga Surabaya yang belum nyaman membayar parkir dengan aplikasi tetap memiliki pilihan resmi melalui voucher parkir. Dinas Perhubungan Kota Surabaya menyatakan 1.473 dari total 1.541 titik parkir tepi jalan umum telah siap menggunakan sistem parkir digital, atau sekitar 98 persen dari keseluruhan titik yang dicatat dalam penjelasan terbaru pada 6 Oktober 2026.

Voucher disediakan sebagai alternatif pembayaran prabayar bagi pengguna yang tidak memiliki saldo aplikasi, merasa pembayaran digital lebih rumit, atau tidak ingin menggunakan telepon seluler di ruang publik. Dishub menyebut voucher dapat digunakan di seluruh tempat parkir tepi jalan umum di Kota Surabaya, sementara pembayaran elektronik tetap tersedia melalui QRIS dan perangkat parkir digital.

Voucher tersedia sebagai jalur resmi selain QRIS

Dalam penerapan di lapangan, juru parkir dibekali telepon seluler dan printer yang terintegrasi dengan tiket. QRIS juga dipasang pada perlengkapan petugas. Untuk pengguna yang memilih voucher, mekanismenya menggunakan pembayaran prabayar sehingga transaksi tetap masuk dalam skema resmi tanpa mengandalkan pembayaran tunai tanpa bukti.

Dishub mencatat saat ini terdapat 15 tempat pembelian voucher dan berencana memperluas titik penjualan melalui booth di sejumlah SPBU, lobi pusat perbelanjaan, serta hotel. Petugas parkir juga dibekali voucher karena pembelian langsung oleh masyarakat masih dinilai rendah. Informasi ini penting bagi warga karena perluasan parkir digital tidak berarti pengguna wajib memiliki satu aplikasi pembayaran tertentu.

Dokumen Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Kota Surabaya memberi konteks tambahan mengenai program promosi voucher yang masih berjalan. Keputusan Wali Kota Surabaya Nomor 100.3.3.3/200/436.1.2/2026 menetapkan nominal voucher Rp2.000 untuk sepeda motor dan Rp5.000 untuk mobil dalam program promosi yang berlangsung sampai 30 Oktober 2026.

Promo 10 voucher mendapat tambahan 2

Keputusan tersebut menetapkan bahwa pembelian 10 voucher dalam periode program memperoleh tambahan dua voucher tanpa pembayaran tambahan. Program dimulai 1 Agustus dan berakhir 30 Oktober 2026. Karena program memiliki batas waktu, warga yang ingin memanfaatkannya perlu memastikan pembelian dilakukan melalui kanal resmi selama periode yang masih berlaku.

Nominal voucher tidak boleh dipahami sebagai perubahan tarif umum di luar ketentuan yang berlaku pada lokasi dan jenis kendaraan masing-masing. Voucher merupakan instrumen pembayaran prabayar. Pengguna tetap perlu mengikuti rambu, tarif, durasi, serta ketentuan parkir yang berlaku di titik tempat kendaraan diparkir.

Apa yang perlu diperiksa saat membayar parkir

Bagi pengguna QRIS, Bank Indonesia mengingatkan konsumen untuk menggunakan aplikasi penyedia jasa pembayaran berizin, memeriksa nama merchant sebelum menyelesaikan transaksi, dan memastikan notifikasi pembayaran diterima. BI juga menyatakan konsumen tidak dikenai biaya tambahan hanya karena menggunakan QRIS.

Bagi pengguna voucher, langkah praktisnya adalah memastikan voucher berasal dari kanal resmi, meminta bukti transaksi dari petugas, dan memeriksa kesesuaian nominal dengan kendaraan. Jika suatu titik menyediakan beberapa pilihan pembayaran, pengguna dapat memilih kanal resmi yang paling sesuai tanpa menyerahkan uang melalui mekanisme yang tidak tercatat.

Perkembangan 1.473 titik yang siap digital menunjukkan cakupan sistem sudah mendekati seluruh titik parkir tepi jalan umum yang dicatat Dishub. Tantangan berikutnya bukan hanya menyediakan teknologi, tetapi memastikan pilihan pembayaran mudah ditemukan, bukti transaksi diberikan, dan warga memahami bahwa voucher tetap menjadi bagian dari digitalisasi parkir.

Dishub masih melakukan sosialisasi dan merencanakan penambahan lokasi penjualan voucher. Karena itu, daftar titik pembelian dapat berkembang. Warga yang hendak membeli dalam jumlah banyak untuk memanfaatkan program 10+2 sebaiknya memeriksa ketersediaan melalui kanal resmi Dishub sebelum mendatangi lokasi penjualan.

SUMBER PRIMER

Sumber primer penting

Dokumen, data, atau keterangan resmi yang menjadi dasar fakta utama artikel ini:

REFERENSI & VERIFIKASI

Sumber verifikasi redaksi

Tautan berikut digunakan redaksi untuk memeriksa fakta, dokumen, pernyataan, dan konteks dalam laporan ini. Referensi disediakan agar pembaca dapat menelusuri dasar informasi yang digunakan.