Nasional · Teknologi

Kode Rahasia Android yang Jarang Diketahui, Bisa Cek IMEI hingga Tes Hardware

Ilustrasi editorial pengguna ponsel dengan simbol data digital pada layar
Ilustrasi AI bertema penggunaan ponsel dan data digital; bukan tampilan menu diagnostik Android tertentu.Sumber gambar: Warta Nusa Raya / AI-generated illustration · Ilustrasi editorial AI untuk WNR

Sejumlah ponsel Android memiliki kode dialer untuk melihat IMEI, membuka menu Testing, dan menjalankan diagnostik hardware. Dukungan tiap kode berbeda menurut merek, model, serta versi perangkat.

WARTA NUSA RAYA — Ponsel Android memiliki sejumlah kode khusus yang dapat diketik melalui aplikasi Telepon. Beberapa di antaranya berfungsi untuk menampilkan nomor IMEI, membuka menu pengujian Android, atau menjalankan diagnostik hardware tanpa memasang aplikasi tambahan. Kode-kode ini sering disebut sebagai kode rahasia Android, meski pada dasarnya sebagian merupakan pintasan ke menu informasi dan pengujian yang disediakan Android maupun produsen perangkat.

Tidak semua kode bekerja pada setiap ponsel. Dukungan dapat berbeda menurut merek, model, versi Android, antarmuka produsen, hingga kebijakan software pada perangkat. Karena itu, kode yang bekerja pada satu ponsel belum tentu menghasilkan menu yang sama pada perangkat lain.

Lima kode Android yang aman untuk diketahui

*#06# merupakan salah satu kode yang paling umum untuk menampilkan nomor IMEI perangkat. Google dalam dokumentasi dukungan Pixel mencantumkan kode tersebut sebagai salah satu cara menemukan IMEI. Nomor IMEI merupakan identitas perangkat dan sebaiknya tidak dibagikan sembarangan di media sosial atau ruang publik.

*#*#4636#*#* dapat membuka menu Testing atau Phone Information pada perangkat Android tertentu. Android Open Source Project mencantumkan secret code 4636 untuk menu pengujian, namun ketersediaannya dapat dibatasi atau dinonaktifkan pada build tertentu. Menu yang tampil dapat memuat informasi telepon dan jaringan. Pengguna sebaiknya hanya melihat informasi apabila tidak memahami konsekuensi perubahan konfigurasi jaringan.

*#0*# dikenal sebagai pintasan menuju menu diagnostik pada sejumlah perangkat Samsung Galaxy. Dokumentasi dukungan Samsung menjelaskan bahwa kode tersebut dapat menampilkan pengujian hardware dan software pada perangkat yang mendukungnya. Pada model atau versi software yang tidak membuka menu itu, pengguna dapat memanfaatkan fitur Phone diagnostics melalui Samsung Members atau menu diagnostik resmi yang tersedia.

*#*#6484#*#* dapat digunakan pada sejumlah ponsel Xiaomi dan Redmi untuk masuk ke menu hardware detection atau CIT. Dokumentasi Xiaomi mencantumkan kode ini untuk membantu pengujian komponen tertentu, termasuk saat melakukan pemeriksaan fungsi hardware. Isi menu dapat berbeda menurut model perangkat.

*#*#64663#*#* juga tercantum pada dokumentasi Xiaomi sebagai alternatif untuk membuka mode CIT atau diagnostik hardware pada sebagian perangkat. Apabila kode tidak memberikan respons, hal itu tidak otomatis menandakan ponsel rusak karena dukungan kode memang dapat berubah pada model dan versi sistem yang berbeda.

Kenapa kode rahasia Android bisa tidak bekerja?

Produsen ponsel dapat mengubah, membatasi, atau menonaktifkan menu diagnostik pada pembaruan software. Android sendiri menyediakan mekanisme tertentu untuk menu pengujian, tetapi implementasinya pada perangkat komersial tidak selalu sama. Samsung, Xiaomi, Pixel, OPPO, vivo, realme, dan merek lain juga memiliki perangkat diagnostik resmi masing-masing, sehingga daftar kode yang beredar di internet tidak dapat dianggap universal.

Jika tujuan pengguna hanya memeriksa kondisi ponsel, cara paling aman adalah memulai dari menu diagnostik resmi produsen, pengaturan perangkat, atau aplikasi dukungan resmi. Kode dialer sebaiknya digunakan sebagai pintasan informasi, bukan untuk mengubah konfigurasi teknis yang tidak dipahami.

Hindari kode reset dan klaim penyadapan

Selain kode informasi dan diagnostik, internet juga memuat berbagai kombinasi angka yang diklaim dapat melakukan factory reset, menghapus penyimpanan, atau mengubah konfigurasi layanan. WNR tidak menyarankan mencoba kode destruktif semacam itu karena kesalahan penggunaan pada perangkat tertentu dapat menyebabkan perubahan pengaturan atau kehilangan data.

Kode dialer juga tidak dapat dijadikan bukti tunggal bahwa WhatsApp, kamera, atau percakapan seseorang sedang disadap. Jika mencurigai keamanan perangkat, pengguna lebih baik memeriksa aplikasi yang terpasang, izin aplikasi, perangkat yang masih masuk ke akun, pembaruan keamanan, serta fitur perlindungan resmi seperti Google Play Protect atau layanan keamanan dari produsen ponsel.

Kesimpulannya, kode seperti *#06#, *#*#4636#*#*, *#0*#, *#*#6484#*#*, dan *#*#64663#*#* dapat berguna untuk informasi atau diagnostik pada perangkat yang mendukungnya. Namun, hasilnya tetap bergantung pada merek dan versi software, sehingga pengguna tidak perlu memaksa apabila suatu kode tidak berfungsi.

SUMBER PRIMER

Sumber primer penting

Dokumen, data, atau keterangan resmi yang menjadi dasar fakta utama artikel ini:

REFERENSI & VERIFIKASI

Sumber verifikasi redaksi

Tautan berikut digunakan redaksi untuk memeriksa fakta, dokumen, pernyataan, dan konteks dalam laporan ini. Referensi disediakan agar pembaca dapat menelusuri dasar informasi yang digunakan.