Kemenkeu Luncurkan ARISE, Ini Cara Sistem Baru Memetakan Risiko Fiskal Daerah
Kementerian Keuangan meluncurkan ARISE sebagai sistem pendukung keputusan untuk membantu pemerintah daerah memetakan risiko bencana serta memperkirakan dampaknya terhadap ekonomi dan kapasitas fiskal.
Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan meluncurkan Adaptive Regional Integrated System for Fiscal Resilience atau ARISE, sebuah sistem pendukung keputusan yang dirancang untuk membantu pemerintah daerah memahami potensi dampak risiko bencana terhadap perekonomian dan kondisi fiskal.
ARISE dikembangkan bersama United Nations Office for Disaster Risk Reduction dan Institut Teknologi Bandung. Kementerian Keuangan menjelaskan bahwa sistem ini menggabungkan informasi mengenai bahaya, paparan, kerentanan, potensi kerugian ekonomi, serta dampaknya terhadap kapasitas fiskal daerah dalam satu kerangka analisis.
Dimulai dari Bali dan diperluas ke empat provinsi
Implementasi awal ARISE dimulai melalui proyek percontohan di Bali. Tahap berikutnya direncanakan mencakup Aceh, DKI Jakarta, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Tengah sebelum pengembangannya diperluas lebih jauh ke wilayah lain di Indonesia.
Informasi mengenai fungsi ARISE dan rencana perluasan penerapannya juga konsisten dalam laporan ANTARA, detikFinance, dan DDTC. Ketiga media tersebut mencatat bahwa sistem ini diarahkan untuk memperkuat perencanaan mitigasi, kesiapan pembiayaan, serta strategi pengelolaan risiko sebelum tekanan fiskal muncul setelah suatu peristiwa bencana.
Dorong perencanaan fiskal berbasis risiko
Kementerian Keuangan menyebut rata-rata kerugian ekonomi akibat bencana di Indonesia pada periode 2000–2016 mencapai sekitar Rp22,85 triliun per tahun. Angka tersebut menjadi salah satu alasan penguatan pendekatan perencanaan yang tidak hanya berfokus pada penanganan setelah kejadian, tetapi juga pada persiapan sebelum risiko terealisasi.
Bagi pemerintah pusat, ARISE diharapkan dapat menjadi salah satu sumber informasi berbasis bukti untuk mendukung kebijakan pengelolaan keuangan daerah dan Transfer ke Daerah. Bagi pemerintah daerah, sistem ini dapat digunakan untuk membantu menyusun prioritas mitigasi dan strategi pembiayaan risiko sesuai karakteristik wilayah.
Pengembangan ARISE juga melibatkan mitra pembangunan dan akademisi. Pemerintah berharap integrasi data dan analisis risiko dapat membantu daerah menjaga kesinambungan layanan publik sekaligus memperkuat ketahanan fiskal dalam menghadapi tekanan ekonomi yang dapat muncul akibat bencana.
Kualitas rekomendasi ARISE akan sangat bergantung pada kelengkapan dan kebaruan data yang masuk. Pemerintah daerah juga memerlukan kapasitas untuk membaca hasil model dan menerjemahkannya menjadi prioritas anggaran, bukan sekadar menerima skor risiko. Karena itu, tahap berikutnya yang perlu dipantau adalah cakupan daerah pengguna, frekuensi pembaruan data, keterbukaan metodologi, serta contoh keputusan anggaran yang berubah karena informasi dari sistem tersebut. Ukuran itu akan menunjukkan apakah ARISE benar-benar menjadi alat kerja.
Sumber primer penting
Dokumen, data, atau keterangan resmi yang menjadi dasar fakta utama artikel ini:
- Kementerian Keuangan — Kemenkeu Luncurkan ARISE, Perkuat Ketahanan Fiskal Daerah Hadapi Risiko Bencana — diakses 2 September 2026
- ANTARA — Pemerintah rilis sistem ukur dampak bencana ke risiko fiskal daerah — diakses 2 September 2026
- DDTCNews — Antisipasi Dampak Bencana ke Fiskal Daerah, Kemenkeu Luncurkan ARISE — diakses 2 September 2026
Sumber verifikasi redaksi
Tautan berikut digunakan redaksi untuk memeriksa fakta, dokumen, pernyataan, dan konteks dalam laporan ini. Referensi disediakan agar pembaca dapat menelusuri dasar informasi yang digunakan.
- Kementerian Keuangan — Kemenkeu Luncurkan ARISE, Perkuat Ketahanan Fiskal Daerah Hadapi Risiko Bencana — diakses 2 September 2026
- ANTARA — Pemerintah rilis sistem ukur dampak bencana ke risiko fiskal daerah — diakses 2 September 2026
- detikFinance — Kantor Purbaya Luncurkan Sistem Baru Cegah Keuangan Daerah Jebol saat Bencana — diakses 2 September 2026
- DDTCNews — Antisipasi Dampak Bencana ke Fiskal Daerah, Kemenkeu Luncurkan ARISE — diakses 2 September 2026